Penyebab Kanker Perut

Penyebab Kanker Perut

DEFINISI

* Infeksi helicobacter pylori sepertinya bisa menjadi penyebab terbesar kanker perut.
* Rasa tidak nyaman yang samar-samar pada perut, kehilangan berat badan, dan kelesuan adalah beberapa gejala khusus.
* Prosedur diagnosa yang paling bagus adalah endoskopi.
* Operasi dilakukan untuk menghilangkan kanker atau menghilangkan gejala-gejalanya.

Sekitar 95% kanker perut adalah adenocarcinomas. Adenocarcinomas pada perut berasal dari sel glandular pada lapisan perut. Di Amerika Serikat, adenocarcinoma pada perut terjadi pada sekitar 21.000 orang setiap tahun dan merupakan urutan ke tujuh yang paling sering menyebabkan kematian karena kanker. Hal ini lebih sering terjadi pada populasi tertentu : orang berusia 50 tahun dan lebih, orang miskin, hitam, Ispanic,Indian Amerika, dan orang yang tinggal di iklim utara.

Untuk alasan yang tidak diketahui, adenocarcinoma pada perut jarang terjadi di Amerika Serikat. Hal ini jauh lebih sering terjadi di Jepang, Cina, Chili, dan Islandia. Di negara-negara ini, program skrining sangat penting pada pendeteksian dini.


PENYEBAB
Adenocarcinoma pada perut seringkali dimulai pada sisi dimana lapisan perut meradang. Banyak ahli sekarang percaya bahwa sebuah infeksi dengan bakteri helicobacter pylori paling menyebabkan kanker perut. Polip perut bisa menjadi kanker ganas (malignant) dan hingga harus diangkat. Adenocarcinoma pada perut mungkin sekali terjadi jika polip terdiri dari sel glandular, jika polip membesar lebih dari ¾ inci (2 cm), atau jika terdapat beberapa polip.

Faktor makanan tertentu merupakan salah satu penggagas yang berperan dalam membentuk adenocarcinoma pada perut. faktor ini termasuk asupan garam yang tinggi, asupan karbohidrat yang tinggi, asupan bahan pengawet yang tinggi yang disebut nitrat (seringkali terdapat pada makanan yang diasapi), dan sedikit asupan buah dan sayur-sayuran berdaun hijau. Meskipun begitu tidak satupun faktor itu terbukti menjadi penyebab.


GEJALA
Pada tahap awal, gejala samar-samar dan mudah diabaikan. Gejala awal bisa meniru penyakit borok pencernaan (peptic ulcer), dengan rasa sakit terbakar pada perut. Oleh karena itu, gejala borok pencernaan yang tidak terpecahkan dengan pengobatan bisa mengindikasi kanker perut. orang tersebut dapat memperhatikan perasaan penuh setelah makan denga porsi sedikit (cepat kenyang).

Berat badan hilang atau kelesuan biasanya hasil dari kesulitan makan atau dari ketidakmampuan menyerap beberapa vitamin dan mineral. Anemia, ditandai kelesuan, keletihan, dan pusing, bisa dihasilkan dari pendarahan berangsur-angsur yang terjadi tanpa gejala-gejala lainnya, dari malabsorption pada vitamin B12 (vitamin yang dibutuhkan untuk pembentukan sel darah merah), atau dari malabsorption pada zat besi (mineral yang dibutuhkan untuk pembentukan sel darah merah) yang berhubungan dengan kurangnya asam lambung.

Jarang, seseorang bisa muntah darah dengan jumlah banyak (hematemesis) atau mengeluarkan kotoran berwarna hitam (melena). Ketika adenocarcinoma berlanjut, seorang dokter kemungkinan bisa merasakan sebuah massa ketika menekan perut.

Bahkan pada tahap awal, denocarcinoma kecil bisa menyebar (metastasize) ke bagian-bagian yang jauh. Penyebaran pada tumor tersebut bisa menyebabkan hati membesar, kulit dan putih mata berwarna pucat kekuningan (jaundice), penumpukan cairan dan pembengkakan rongga perut (ascites). Dan bisul kulit yang tidak bersifat kanker. Penyebaran kanker juga bisa membuat tulang lesu, menyebabkan keretakan tulang.


DIAGNOSA
Endoskopi (sebuah penelitian dimana sebuah pipa elastis digunakan untuk melihat bagian dalam pada saluran pencernaan) adalah prosedur diagnosa terbaik. Hal memudahkan seorang dokter untuk melihat langsung dalam perut, untuk memeriksa helicobacter pylori, dan untuk mengambil contoh jaringan untuk diteliti di bawah sebuah mikroskop (biopsi). Sinar X barium jarang digunakan karena hal tersebut jarang mengungkapkan kanker tahap awal dan tidak dianjurkan untuk biopsi.

Jika kanker ditemukan, orang biasanya menggunakan computer tomography (CT) scan pada dada dan perut untuk memastikan penyebarannya yang mana tumor tersebut telah menyebar ke organ-organ lainnya. Jika CT scan tidak bisa menunjukkan penyebaran tumor. Dokter biasanya melakukan endoskopi ultrasonic (yang memperlihatkan lapisan saluran pencernaan lebih jelas karena pemeriksaan diletakkan pada ujung endoskopi) untuk memastikan kedalaman tumor tersebut dan pengaruh pada sekitar getah bening.


PENGOBATAN
Kurang dari 15% orang dengan adenocarcinoma pada perut bertahan gidup lebih dari 5 tahun. Kanker tersebut cenderung menyebar lebih cepat ke daerah lainnya. Jika kanker mengurung perut, operasi biasanya dilakukan untuk usaha penyembuhan. Pengangkatan seluruh tumor sebelum menyebar menawarkan harapan untuk sembuh. Hampir semua atau keseluruhan bagian perut dan sekitar getah bening diangkat. Prognosis baik jika kanker tidak masuk ke dinding perut terlalu dalam.

Di Amerika Serikat, hasil operasi seringkali menyedihkan, karena kebanyakan orang memiliki kanker yang menyebar pada saat diagnosa dilakukan. Di Jepang, kanker perut sangat sering terjadi, program skrining masal kesehatan masyarakat menolong untuk pendeteksian dini sehingga lebih mungkin untuk disembuhkan. Kemoterapi dan terapi radiasi bisa membantu pada kondisi tertentu.

Bila kanker menyebar keluar perut, operasi tidak bisa menyembuhkan keadaan ini, tetapi hal ini kadangkala digunakan untuk menghilangkan gejala-gejalanya. Contohnya, jika saluran makanan terhalang di ujung perut. pada ujung operasi bypass, yang merupakan alternatif koneksi yang dibuat antara perut dan dinding usus, untuk membuat makanan bisa lewat. penghubung ini menghilangkan gejala-gejala sebah-nyeri dan muntah-setidaknya untuk sementara. Kemoterapi dan terapi radiasi bisa menghilangkan gejala-gejalanya dengan baik, tetapi keefektifan mereka terbatas.

Gejala Kanker Lambung

Gejala Kanker Lambung

DEFINISI
Tumor jinak di lambung agaknya tidak menimbulkan gejala atau masalah medis. Tetapi kadang-kadang, beberapa mengalami perdarahan atau berkembang menjadi kanker. Sekitar 99% kanker lambung adalah adenokarsinoma. Kanker lambung lainnya adalah leiomiosarkoma (kanker otot polos) dan limfoma.

Kankler lambung lebih sering terjadi pada usia lanjut. Kurang dari 25 % kanker tertentu terjadi pada orang di bawah usia 50 tahun. Di Cina, Jepang, Cili dan Iceland, kanker lambung sering sekali ditemukan. Di AS, lebih sering terjadi pada orang miskin, orang kulit hitam dan orang yang tinggal di utara. Dan merupakan penyebab kematian no 7, yang terjadi pada sekitar 8 dari setiap 100.000 orang.


PENYEBAB
Kanker lambung sering dimulai pada sisi dimana lapisan lambung meradang. Tetapi banyak ahli yakin bahwa peradangan adalah akibat dari kanker lambung, bukan sebagai penyebab kanker. Beberapa ahli berpendapat, ulkus gastrikum bisa menyebabkan kanker. Tapi kebanyakan penderita ulkus dan kanker lambung, kemungkinan sudah mengidap kanker yang tidak terdeteksi sebelum tukaknya terbentuk.

Helicobacter pylori, kuman yang memegang peranan penting dalam ulkus duodenalis, juga bisa berperan dalam terjadinya kanker lambung.

Polip lambung, suatu pertumbuhan jinak yang berbentuk bundar, yang tumbuh ke dalam rongga lambung, diduga merupakan pertanda kanker dan oleh karena itu polip selalu diangkat. Kanker mungkin terjadi bersamaan dengan jenis polip tertentu, yaitu polip yang lebih besar dari 1,8 cm atau polip yang jumlahnya lebih dari 1.

Faktor makanan tertentu diperkirakan berperan dalam pertumbuhan kanker lambung.
Faktor-faktor ini meliputi :
- asupan garam yang tinggi
- asupan karbohidrat yang tinggi
- asupan bahan pengawet (nitrat) yang tinggi
- asupan sayuran hijau dan buah yang kurang.
Tetapi tidak satupun dari faktor-faktor tersebut yang telah terbukti menyebabkan kanker.


GEJALA
Pada stadium awal kanker lambung, gejalanya tidak jelas dan sering tidak dihiraukan. Jika gejalanya berkembang, bisa membantu menentukan dimana lokasi kanker lambung tersebut. Sebagai contoh, perasaan penuh atau tidak nyaman setelah makan bisa menunjukkan adanya kanker pada bagian bawah lambung. Penurunan berat badan atau kelelahan biasanya disebabkan oleh kesulitan makan atau ketidakmampuan menyerap beberapa vitamin dan mineral.

Anemia bisa diakibatkan oleh perdarahan bertahap yang tidak menyebabkan gejala lainnya. Kadang penderita juga bisa mengalami muntah darah yang banyak (hematemesis) atau mengeluarkan tinja kehitaman (melena). Bila kanker lambung bertambah besar, mungkin akan teraba adanya massa pada dinding perut.

Pada stadium awal, tumor lambung yang kecil bisa menyebar (metastasis) ke tempat yang jauh. Penyebaran tumor bisa menyebabkan pembesaran hati, sakit kuning (jaundice), pengumpulan cairan di perut (asites) dan nodul kulit yang bersifat ganas. Penyebaran kanker juga bisa menyebabkan pengeroposan tulang, sehingga terjadi patah tulang.


DIAGNOSA
Gejala kanker lambung bisa dikelirukan dengan tukak lambung. Bila gejala tidak hilang setelah penderita minum obat untuk ulkus atau bila gejalanya meliputi penurunan berat badan, maka dicurigai suatu kanker lambung. Pemeriksaan rontgen yang menggunakan barium untuk menandai perubahan di permukaan lambung sering dilakukan, tetapi jarang bisa menemukan kanker lambung yang kecil dan dalam stadium awal.

Endoskopi adalah prosedur diagnostik yang paling baik karena :
- memungkinkan dokter melihat lambung secara langsung
- bisa mencari adanya Helicobacter pylori, kuman yang berperan dalam kanker lambung
- bisa mengambil contoh jaringan untuk pemeriksaan mikroskopis.


PENGOBATAN
Polip lambung jinak diangkat dengan menggunakan endoskopi. Bila karsinoma ditemukan di dalam lambung, pembedahan biasanya dilakukan untuk mencoba menyembuhkannya. Sebagian besar atau semua lambung dan kelenjar getah bening di dekatnya ikut diangkat.

Bila karsinoma telah menyebar ke luar dari lambung, tujuan pengobatannya adalah untuk mengurangi gejala dan memperpanjang harapan hidup. Kemoterapi dan terapi penyinaran bisa meringankan gejala. Hasil kemoterapi dan terapi penyinaran pada limfoma lebih baik daripada karsinoma. Mungkin penderita akan bertahan hidup lebih lama bahkan bisa sembuh total.

Gejala Hemoroid (Wasir/Ambeien)

Gejala Hemoroid (Wasir/Ambeien)

DEFINISI
Hemoroid (Wasir) adalah pembengkakan jaringan yang mengandung pembuluh balik (vena) dan terletak di dinding rektum dan anus. Anus merupakan lubang di ujung saluran pencernaan dimana limbah (tinja, kotoran) keluar dari dalam tubuh. Rektum merupakan bagian dari saluran pencernaan diatas anus, dimana tinja disimpan sebelum dikeluarkan dari tubuh melalui anus. Hemoroid bisa mengalami peradangan, menyebabkan terbentuknya bekuan darah (trombus), perdarahan atau akan membesar dan menonjol keluar. Wasir yang tetap berada di anus disebut hemoroid interna (wasir dalam) dan wasir yang keluar dari anus disebut hemoroid eksterna (wasir luar).


PENYEBAB
Wasir bisa terjadi karena peregangan berulang selama buang air besar, dan sembelit (kesulitan buang air besar, konstipasi) bisa membuat peregangannya bertambah buruk. Penyakit hati menyebabkan kenaikan tekanan darah pada vena portal dan kadang-kadang menyebabkan terbentuknya wasir.


GEJALA
Wasir bisa mengeluarkan darah, terutama setelah buang air besar, sehingga tinja mengandung darah atau terdapat bercak darah di handuk/tisu kamar mandi. Darahnya bisa membuat air di kakus menjadi merah. Tetapi jumlah darah biasanya sedikit dan wasir jarang menyebabkan kehilangan darah yang berat atau anemia. Wasir yang menonjol keluar mungkin harus dimasukkan kembali dengan tangan perlahan-lahan atau bisa juga masuk dengan sendirinya.

Wasir dapat membengkak dan menjadi nyeri bila permukaannya terkena gesekan atau jika di dalamnya terbentuk bekuan darah. Kadang wasir bisa mengeluarkan lendir dan menimbulkan perasaan bahwa masih ada isi rektum yang belum dikeluarkan. Gatal pada daerah anus (pruritus ani) bukan gejala dari wasir. Rasa gatal bisa terjadi karena sulit untuk menjaga kebersihan di daerah yang terasa nyeri ini.


DIAGNOSA
Diagnosis wasir yang membengkak dan terasa nyeri ditegakkan berdasarkan hasil pemeriksaan di daerah anus dan rektum. Untuk keadaan yang lebih serius, misalnya tumor, bisa dibantu dengan pemeriksaan anoskopi dan sigmoidoskopi.


PENGOBATAN
Biasanya, wasir tidak membutuhkan pengobatan kecuali bila menyebabkan gejala. Obat pelunak tinja atau psilium bisa mengurangi sembelit dan peregangan yang menyertainya. Suntikan skleroterapi diberikan kepada penderit wasir yang mengalami perdarahan. Dengan suntikan ini, vena digantikan oleh jaringan parut.

Wasir dalam yang besar dan tidak bereaksi terhadap suntikan skleroterapi, diikat dengan pita karet. Cara ini, disebut ligasi pita karet, meyebabkan wasir menjadi layu dan putus tanpa rasa sakit. Pengobatan ini dilakukan dengan selang waktu 2 minggu atau lebih. Mungkin diperlukan 3-6 kali pengobatan. Wasir juga bisa dihancurkan dengan menggunakan laser (perusakan laser), sinar infra merah (fotokoagulasi infra merah) atau dengan arus listrik (elektrokoagulasi). Pembedahan mungkin digunakan bila pengobatan lain gagal.

Bila wasir dengan bekuan darah menyebabkan nyeri, maka bisa diobati dengan cara:
- duduk berendam dalam air hangat
- mengoleskan salep obat bius lokal
- pengompresan dengan kemiri.

Nyeri dan pembengkakan biasanya akan berkurang beberapa saat kemudian, dan bekuan menghilang setelah 4-6 minggu. Pilihan lainnya adalah memotong vena dan mengeluarkan bekuan, yang dengan segera akan mengurangi nyeri.

Disfagia (Kesulitan Menelan) Karena Kelainan Tenggorokan

Disfagia (Kesulitan Menelan) Karena Kelainan Tenggorokan

DEFINISI
Disfagia adalah kesulitan menelan. Seseorang dapat mengalami kesulitan menggerakan makanan dari bagian atas tenggorokan ke dalam kerongkongan karena adanya kelainan di tenggorokan.

Masalah ini paling sering terjadi pada orang yang memiliki kelainan pada otot volunter (otot kerangka) atau persarapannya, yaitu penderita:
- dermatomiositis
- miastenia gravis
- distrofi otot
- polio
- kelumpuhan pseudobulbar
- kelainan otak dan sumsum tulang belakang seperti penyakit Parkinson dan sklerosis lateral amiotropik (penyakit Lou Gehrig)
- orang yang meminum fenotiazin (obat antipsikosa) juga bisa memiliki kesulitan menelan karena obatnya mempengaruhi otot tenggorokan.

Bila salah satu dari kelainan tersebut menyebabkan kesulitan menelan, penderita sering memuntahkan kembali makanannya melalui hidung atau menghirupnya ke dalam trakea (pipa udara) dan akan terbatuk.

Pada inkoordinasi krikofaringeal, katup kerongkongan sebelah atas (otot krikofaringeal) tetap menutup atau membuka dengan cara yang tidak terkoordinasi. Katup yang berfungsi abnormal ini memungkinkan makanan berulang-ulang masuk ke trakea dan paru-paru, yang menyebabkan penyakit paru-paru menahun.

Ahli bedah dapat mengoreksi keadaan ini dengan memotong katup sehingga selalu dalam keadaan relaksasi. Bila tidak diobati, keadaan ini bisa menyebabkan terbentuknya divertikulum, suatu kantung yang terbentuk jika lapisan kerongkongan terdorong keluar dan ke belakang melakui otot krikofaringeal.

Diagnosa Polimialgia Rematika

Diagnosa Polimialgia Rematika

DEFINISI
Polimialgia Rematika adalah suatu keadaan yang menyebabkan nyeri hebat dan kekakuan pada otot leher, bahu dan panggul. Penyakit ini terjadi pada usia lebih dari 50 tahun dan wanita 2 kali lebih sering terkena.

Meskipun terasa nyeri, penyakit ini tidak menyebabkan kelemahan atau kerusakan otot. Kadang-kadang penyakit ini terjadi bersamaan dengan arteritis temporalis (arteritis sel raksasa).

PENYEBAB
Penyebabnya tidak diketahui.

GEJALA
Polimialgia rematika menyebabkan nyeri hebat dan kekakuan pada leher, bahu dan panggul. Kekakuan ini akan memburuk pada pagi hari dan setelah beristirahat.

Gejala-gejala otot bisa disertai oleh demam, tidak enak badan, penurunan berat badan dan depresi. Semua gejala ini bisa timbul secara tiba-tiba atau secara bertahap.

DIAGNOSA
Diagnosis ditegakkan berdasarkan pemeriksaan fisik dan hasil pemeriksaan lainnya.

Biopsi jaringan otot biasanya tidak diperlukan, tetapi jika dilakukan, tidak dapat menunjukkan adanya kerusakan otot dan elektromiogram juga tidak menunjukkan kelainan.

Pemeriksaan darah bisa menemukan adanya anemia. Laju endap darah dan protein C-reaktif biasanya sangat tinggi, menunjukkan bahwa penyakitnya sedang aktif. Kadar kreatin kinase dalam darah adalah normal.

PENGOBATAN
Penyakit akan membaik bila diberikan prednison dosis rendah.

Jika disertai dengan arteritis temporal, diperlukan kortikosteroid dosis lebih tinggi. Bila gejalanya mereda, dosis diturunkan secara bertahap sampai dosis terendah yang masih efektif. Sebagian besar penderita bisa menghentikan pemakaian prednison dalam 2-4 tahun, tetapi penderita yang lainnya memerlukan dosis kecil dalam waktu yang lebih lama.

Aspirin dan obat anti peradangan non-steroid lainnya bisa membantu meredakan gejala.

Penyebab Amenore (tidak menstruasi)

Penyebab Amenore (tidak menstruasi)

DEFINISI
Amenore adalah tidak terjadinya menstruasi. Jika menstruasi tidak pernah terjadi maka disebut amenore primer, jika menstruasi pernah terjadi tetapi kemudian berhenti selama 6 bulan atau lebih maka disebut amenore sekunder.

Amenore yang normal hanya terjadi sebelum masa pubertas, selama kehamilan, selama menyusui dan setelah menopause.


PENYEBAB
Amenore bisa terjadi akibat kelainan di otak, kelenjar hipofisa, kelenjar tiroid, kelenjar adrenal, ovarium (indung telur) maupun bagian dari sistem reproduksi lainnya.

Dalam keadaan normal, hipotalamus (bagian dari otak yang terletak diatas kelenjar hipofisa) mengirimkan sinyal kepada kelenjar hipofisa untuk melepaskan hormon-hormon yang merangsang dilepaskannya sel telur oleh ovarium. Pada penyekit tertentu, pembentukan hormon hipofisa yang abnormal bisa menyebabkan terhambatnya pelepasan sel telur dan terganggunya serangkaian proses hormonal yang terlibat dalam terjadinya menstruasi.

Penyebab amenore primer:

1. Tertundanya menarke (menstruasi pertama)
2. Kelainan bawaan pada sistem kelamin (misalnya tidak memiliki rahim atau vagina, adanya sekat pada vagina, serviks yang sempit, lubang pada selaput yang menutupi vagina terlalu sempit/himen imperforata)
3. Penurunan berat badan yang drastis (akibat kemiskinan, diet berlebihan, anoreksia nervosa, bulimia, dan lain lain)
4. Kelainan bawaan pada sistem kelamin
5. Kelainan kromosom (misalnya sindroma Turner atau sindroma Swyer) dimana sel hanya mengandung 1 kromosom X)
6. Obesitas yang ekstrim
7. Hipoglikemia
8. Disgenesis gonad
9. Hipogonadisme hipogonadotropik
10. Sindroma feminisasi testis
11. Hermafrodit sejati
12. Penyakit menahun
13. Kekurangan gizi
14. Penyakit Cushing
15. Fibrosis kistik
16. Penyakit jantung bawaan (sianotik)
17. Kraniofaringioma, tumor ovarium, tumor adrenal
18. Hipotiroidisme
19. Sindroma adrenogenital
20. Sindroma Prader-Willi
21. Penyakit ovarium polikista
22. Hiperplasia adrenal kongenital

Penyebab amenore sekunder:

1. Kehamilan
2. Kecemasan akan kehamilan
3. Penurunan berat badan yang drastis
4. Olah raga yang berlebihan
5. Lemak tubuh kurang dari 15-17%extreme
6. Mengkonsumsi hormon tambahan
7. Obesitas
8. Stres emosional
9. Menopause
10. Kelainan endokrin (misalnya sindroma Cushing yang menghasilkan sejumlah besar hormon kortisol oleh kelenjar adrenal)
11. Obat-obatan (misalnya busulfan, klorambusil, siklofosfamid, pil KB, fenotiazid)
12. Prosedur dilatasi dan kuretase
13. Kelainan pada rahim, seperti mola hidatidosa (tumor plasenta) dan sindrom Asherman (pembentukan jaringan parut pada lapisan rahim akibat infeksi atau pembedahan).


GEJALA
Gejalanya bervariasi, tergantung kepada penyebabnya. Jika penyebabnya adalah kegagalan mengalami pubertas, maka tidak akan ditemukan tanda-tanda pubertas seperti pembesaran payudara, pertumbuhan rambut kemaluan dan rambut ketiak sert perubahan bentuk tubuh.

Jika penyebabnya adalah kehamilan, akan ditemukan morning sickness dan pembesaran perut. Jika penyebabnya adalah kadar hormon tiroid yang tinggi maka gejalanya adalah denyut jantung yang cepat, kecemasan, kulit yang hangat dan lembab.

Sindroma Cushing menyebabkan wajah bulat (moon face), perut buncit dan lengan serta tungkai yang kurus.

Gejala lainnya yang mungkin ditemukan pada amenore:

* Sakit kepala
* Galaktore (pembentukan air susu pada wanita yang tidak hamil dan tidak sedang menyusui)
* Gangguan penglihatan (pada tumor hipofisa)
* Penurunan atau penambahan berat badan yang berarti
* Vagina yang kering
* Hirsutisme (pertumbuhan rambut yang berlebihan, yang mengikuti pola pria), perubahan suara dan perubahan ukuran payudara


DIAGNOSA
Diagnosis ditegakkan berdasarkan gejala, hasil pemeriksaan fisik dan usia penderita.

Pemeriksaan yang biasa dilakukan adalah:

* Biopsi endometrium
* Progestin withdrawal
* Kadar prolaktin
* Kadar hormon (misalnya testosteron)
* Tes fungsi tiroid
* Tes kehamilan
* Kadar FSH (follicle stimulating hormone)< LH (luteinizing hormone), TSH (thyroid stimulating hormone)
* Kariotipe untuk mengetahui adanya kelainan kromosom
* CT scan kepala (jika diduga ada tumor hipofisa).


PENGOBATAN
Pengobatan tergantung kepada penyebabnya. Jika penyebabnya adalah penurunan berat badan yang drastis atau obesitas, penderita dianjurkan untuk menjalani diet yang tepat. Jika penyebabnya adalah olah raga yang berlebihan, penderita dianjurkan untuk menguranginya.

Jika seorang anak perempuan belum pernah mengalami menstruasi dan semua hasil pemeriksaan normal, maka dilakukan pemeriksaan setiap 3-6 bulan untuk memantau perkembangan pubertasnya. Untuk merangsang menstruasi bisa diberikan progesteron. Untuk merangsang perubahan pubertas pada anak perempuan yang payudaranya belum membesar atau rambut kemaluan dan ketiaknya belum tumbuh, bisa diberikan estrogen.

Jika penyebabnya adalah tumor, maka dilakukan pembedahan untuk mengangkat tumor tesebut.

Tumor hipofisa yang terletak di dalam otak biasanya diobati dengan bromokriptin untuk mencegah pelepasan prolaktin yang berlebihan oleh tumor ini. Bila perlu bisa dilakukan pengangkatan tumor. Terapi penyinaran biasanya baru dilakukan jika pemberian obat ataupun pembedahan tidak berhasil.

Jenis-Jenis Penyakit Kelamin Pada Wanita

Jenis-Jenis Penyakit Kelamin Pada Wanita

PENJABARAN
Jika Anda diduga memiliki masalah yang berhubungan dengan penyakit kewanitaan apakah itu periode mentsruasi yang tidak teratur, masalah hormonal, atau penyakit yang disebakan hubungan seksual (STD), sebaiknya selalu periksakan ke dokter. Ini penting untuk mengetahui gejala yang ditimbulkan dan juga untuk mendapatkan informasi mengenai masalah kesehatan seksual yang banyak wanita hadapi, bagaimana mencegahnya dan bagaimana melindungi diri.

Karena masih ada stigma mengenai kesehatan seksual, banyak wanita menghindari pergi ke dokter padahal penghindaran ini dapat mempengaruhi kesehatan serius termasuk kesuburan. Berikut beberapa penyakit umum yang wanita hadapi dan cara menjamin kesehatan kewanitaan tetap sehat:

HPV
Human Papilloma Virus (HPV) adalah salah satu infeksi virus yang disebabkan oleh hubungan seksual paling umum. Sebagian besar penyakit ini tidak begitu berbahaya tetapi jika test smear nampak tidak normal, dokter akan menyarankan untuk test lab.

Cara untuk mengatetahui HPV adalah dengan cervical smear atau screening kesehatan seksual. Yakinlah untuk memeriksa secara teratur setidaknya satu kali setiap tiga tahun. Berhenti merokok karena penelitian menemukan hubungan antara merokok dan kanker vulva.


PID
Pelvic Inflammatory Disease (PID) mempangaruhi satu dari 10 wanita dan jika dibiarkan akan menyebabkan ketidaksuburan. Gejala yang mungkin timbul pinggul sakit saat hubungan seks, pendarahy ang tidak teratur atau perubahan bau pada vagina. Segera periksa ke dokter jika anda menemukan gejala itu. Penyakit ini dapat dengan mudah disembuhkan dengan antibiotik.

Upaya pencegahan PID adalah lakukan seks yang aman dan memeriksakan secara teratur. Kadang-kadang gejala tidak begitu jelas sampai semua terlambat.


BV
Bacterial Vaginosis adalah salah satu infeksi vagina yang paling umum diantara wanita di usia beranak. Penyakit ini sering dianggap hanya infeksi karena memiliki gejala yang sangat umum dengan infeksi biasa.

Gejala dari ketidakseimbangan bakteri dalam vagina termasuk gatal, aroma amis dan perubahan dalam vagina. Jangan biarkan gejala-gejala tersebut dan yakinlah untuk diperiksa dan disembuhkan dengan baik. Jika dibiarkan, ini akan meningkat resiko berkembang menjadi PID


Penyakit Akibat Seks Oral
Radang Mulut
Seks oral juga dapat menjadi sumber penularan radang mulut bila rongga mulut mengidap suatu penyakit menular seksual. Rongga mulut mungkin mengidap suatu penyakit kelamin kalau melakukan seks oral dengan orang yang sedang mengidap penyakit tersebut. Sebagai contoh, kalau seorang wanita melakukan seks oral terhadap seorang pria yang sedang mengidap gonorea (kencing nanah), maka dapat saja terjadi penularan dari penis ke lapisan mulut bagian dalam atau tenggorok.

Akibatnya wanita itu mengalami radang mulut atau tenggorok karena gonorea. Kalau kemudian wanita itu melakukan seks oral terhadap pria lain yang sehat, pria itu dapat tertular sehingga mengalami gonorea. Namun. kalau rongga mulut tidak mengidap penyakit kelamin, tentu seks oral tidak merupakan sumber penularan.


Kanker Tenggorokan
Beberapa jenis virus yang bisa menyebabkan kanker tenggorokan pada pria atau wanita, dicurigai menular lewat aktivitas seks oral. Dalam sebuah studi yang baru pertama kali dilakukan, para ahli meneliti kaitan antara human papilloma virus (HPV) yang menyebabkan kanker leher rahim dengan kanker oropharyngeal yang menyerang tenggorokan, tonsil dan bagian belakang lidah. Angka kejadian penularan HPV lewat kegiatan oral sex di Amerika Serikat terus mengalami peningkatan sejak tahun 1973. Kini bertambah lagi resiko penularan penyakit lewat seks oral, yakni kanker tenggorokan.

Dulu, banyak disebut orang yang paling rentan terkena kanker tenggorokan adalah mereka yang perokok dan banyak mengkonsumsi alkohol. Namun, rupanya ada faktor lain yang lebih dominan. Orang yang melakukan oral sex berganti-ganti pasangan hingga lebih dari 6 kali mengalami resiko terkena kanker tenggorokan 9 kali lebih tinggi.

Setiap orang harus memastikan bahwa dirinya dan pasangannya bebas dari PMS sebelum melakukan hubungan seksual. Tidak ada penyakit yang ditularkan melalui seks oral yang tidak bisa ditularkan melalui seks dalam bentuk lainnya. Jika seseorang mengidap PMS, maka pasangannya kemungkinan akan tertular apapun bentuk hubungan seks yang mereka lakukan. Singkatnya, hubungan seks diantara pasangan yang sehat adalah aman dan bersih.

Dr. Ferryal Loetan, seorang pakar seksologi juga mengatakan bahwa oral sex yang dilakukan oleh wanita terhadap pria dapat memungkinkan penularan penyakit di dalam tubuh. Sebab di dalam mulut terdapat banyak air liur. Beberapa kuman maupun bakteri memang ada yang tidak tahan dengan zat-zat yang ada di dalam air liur tersebut namun tidak semuanya. Demikian pula dengan berbagai macam jamur termasuk virus yang sering ada di badan manusia. Dimana yang menerima oral mempunyai penyakit, maka dapat saja menularkan penyakitnya kepada yang memberikan oral, begitu pula sebaliknya. Tapi kalau keduanya sehat maka tidak ada masalah.