Insomnia

Insomnia adalah adalah gejala kelainan dalam tidur berupa kesulitan berulang untuk tidur atau mempertahankan tidur—walaupun ada kesempatan untuk itu. Biasanya insomnia disebabkan oleh gangguan di dalam waktu dan mekanisme tidur dan perilaku yang tidak sehat (seperti tidak teratur jam tidur, seringnya begadang dan penggunaan kafein).Insomnia adalah sebagian dari gangguan tidur, tetapi keluhan ini adalah keluhan yang paling sering dari gangguan tidur. Beberapa masalah tidur antara lain insomnia, narcolepsy, hypersomnia dan apnea.
Insomnia sering disebabkan oleh adanya suatu penyakit atau akibat adanya permasalahan psikologis. Dalam hal ini, bantuan medis atau psikologis akan diperlukan. Salah satu terapi psikologis yang efektif menangani insomnia adalah terapi kognitif. Dalam terapi tersebut, seorang pasien diajari untuk memperbaiki kebiasaan tidur dan menghilangkan asumsi yang kontra-produktif mengenai tidur.
Banyak penderita insomnia tergantung pada obat tidur dan zat penenang lainnya untuk bisa beristirahat. Semua obat sedatif memiliki potensi untuk menyebabkan ketergantungan psikologis berupa anggapan bahwa mereka tidak dapat tidur tanpa obat tersebut.
Ada tiga jenis gangguan insomnia, yaitu:
  • Susah tidur (sleep onset insomnia),
  • Selalu terbangun di tengah malam (sleep maintenance insomnia),
  • Selalu bangun jauh lebih cepat dari yang diinginkan (early awakening insomnia).
Di Amerika Serikat, kurang lebih sepertiga penduduknya memiliki gangguan tidur. Sedangkan di Indonesia gangguan tidur bervariasi, tergantung pekerjaan yang dimiliki. Pekerjaan-pekerjaan yang mengakibatkan terganggunya siklus tidur—seperti perawat, dokter dan satpam—sangat besar menimbulkan gangguan tidur pada individu tersebut. Ada penelitian yang membuktikan bahwa 70% dari perawat di Jakarta mengalami insomnia.
Insomnia lebih banyak terjadi pada wanita dibandingkan dengan pria dengan perbandingan 3 : 2. Dengan bertambahnya usia bertambah pula angka kejadian gangguan tidur.
Gejala insomnia adalah susahnya seorang individu untuk jatuh ke dalam tidur, sehingga terjadi peningkatan waktu antara tidur. Sulitnya mempertahankan tidur dan tidak dapat tidur secukupnya mengakibatkan seorang pasien terbangun sebelum dia mendapatkan tidur yang cukup. Gangguan dari siklus tidur dapat disebabkan oleh irama sikardian (gannguan dalam irama tidur bangun) yang terganggu karena jet-lag atau pekerjaan. Hypersomnia atau tidur yang berlebih adalah gejala dari kurangnya kualitas dari tidur seseorang sehingga seringkali dibutuhkan waktu tidur yang lebih lama dari normal. Beberapa gejala lain dari gangguan tidur adalah tidur berjalan (sonambulisme) dan mimpi buruk (nightmares).
Buku Applications in Self-Management (Brian T. Yates, 1986) memberikan daftar untuk mendiagnosis masalah tidur. Anda mungkin memiliki masalah tidur jika beberapa dari hal-hal berikut terjadi pada Anda:
  • Merasa lelah dan tertekan pada waktu pagi hari atau malam hari.
  • Memiliki lingkaran gelap dan membengkak di sekitar mata anda.
  • Jatuh tertidur di pesta atau setelah makan malam di rumah orang.
  • Kurang aktif dan memiliki sedikit hubungan sosial.
  • Merasa seperti kehilangan fokus perhatian yang membuat anda tidak dapat merespon rangsangan dari luar dan membuat anda sensitif terhadap hal lainnya.
  • Sangat sensitif terhadap rangsangan internal seperti sakit perut (maag) atau kejang-kejang.Sering tidak dapat tidur, tidur tidak nyenyak ataupun bangun terlalu dini.
  • Takut menghadapi malam hari karena anda susah tidur.
  • Mudah tersinggung atas hal-hal yang tidak penting.
  • Mengkonsumsi obat-obat tidur dalam beberapa bulan terakhir.
  • Menggunakan rokok, alkohol atau obat-obatan untuk menenangkan diri dan membantu anda untuk tidur.
  • Kecanduan obat-obatan, terutama yang mengandung zat penenang.
Jika ada salah satu dari sejumlah daftar tersebut terjadi pada Anda, maka dapat dipastikan Anda telah mengalami masalah dalam tidur.
Gangguan tidur insomnia merupakan gangguan yang belum serius jika Anda mengalaminya kurang dari sepuluh hari. Untuk mengatasi gangguan ini, kita dapat menggunakan teknik-teknik relaksasi dan pemrograman bawah sadar. Yang penting kita harus dapat menjaga keseimbangan frekuensi gelombang otak agar sesering mungkin berada dalam kondisi relaks dan meditatif, sehingga ketika kita harus tidur kita tidak mengalami kesulitan untuk menurunkan gelombang otak ke frekuensi delta.
Beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mengatasi masalah gangguan tidur ini antara lain:
  • Berolah raga teratur. Beberapa penelitian menyebutkan berolah raga yang teratur dapat membantu orang yang mengalami masalah dengan tidur. Olah raga sebaiknya dilakukan pada pagi hari dan bukan beberapa menit menjelang tidur. Dengan berolah raga, kesehatan Anda menjadi lebih optimal, sehingga tubuh dapat melawan stress yang muncul dengan lebih baik.
  • Hindari makan dan minum terlalu banyak menjelang tidur. Makanan yang terlalu banyak akan menyebabkan perut menjadi tidak nyaman, sementara minum yang terlalu banyak akan menyebabkan Anda sering ke belakang untuk buang air kecil. Sudah tentu kedua keadaan ini akan menganggu kenyenyakan tidur Anda.
  • Tidurlah dalam lingkungan yang nyaman. Saat tidur, matikan lampu, matikan hal-hal yang menimbulkan suara, pastikan Anda nyaman dengan suhu ruangan tidur Anda. Jauhkan jam meja dari pandangan Anda karena benda itu dapat membuat Anda cemas karena belum dapat terlelap sementara jarum jam kian larut.
  • Kurangi mengkonsumsi minuman yang bersifat stimulan atau yang membuat Anda terjaga seperti teh, kopi, alkohol dan rokok. Hal-hal tersebut akan menyebabkan Anda terjaga yang tentu saja tidak Anda perlukan bila ingin tidur.
  • Makananlah makanan ringan yang mengandung sedikit karbohidrat menjelang tidur. Bila tersedia, tambahkan dengan segelas susu hangat low-fat.
  • Mandilah dengan air hangat 30 menit atau satu jam sebelum tidur. Mandi air hangat akan menyebabkan efek sedasi atau merangsang tidur. Selain itu, mandi air hangat juga mengurangi ketengangan tubuh.
  • Hentikan menonton TV, membaca buku, setidaknya satu jam sebelum tidur.Gunakanlah tempat tidur Anda khusus hanya untuk tidur. Hal ini akan membantu tubuh Anda menyesuaikan diri dengan lingkungan tempat tidur. Saat Anda berbaring di tempat tidur, maka akan timbul rangsangan untuk tidur.
  • Lakukan aktivitas relaksasi secara rutin. Mendengarkan musik, melatih pernafasan, meditasi dan lain-lain akan membantu memperlambat proses yang terjadi dalam tubuh, sehingga tubuh Anda akan menjadi lebih santai. Keadaan ini akan mempemudah anda untuk tidur.
  • Jernihkan pikiran Anda. Enyahkan segala kekhawatiran yang menghinggapi pikiran Anda. Salah satu cara untuk ini adalah dengan menuliskan semua pikiran Anda lewat media blog.
  • Tidur dan bangunlah dalam periode waktu yang teratur setiap hari. Waktu tidur yang kacau akan mengacaukan waktu tidur Anda selanjutnya

Cara Cegah dan Atasi Penyakit Ginjal

Ginjal adalah sebuah organ kecil tetapi penting yang terletak di dalam tubuh, namun mempunyai fungsi yang kompleks dan bekerja secara otomatis. Ginjal berfungsi sebagai alat filtrasi, yaitu mengeluarkan kelebihan garam, asam, air dan asam”, demikian diungkapkan oleh dr. Djoko Santoso, SpPD, K-GH, Phd. Ginjal dianggap mengalami kegagalan secara mendadak atau biasa disebut acute renal failure kalau ginjal tersebut tidak bisa berfungsi secara mendadak.
Gagal ginjal mendadak biasanya dapat disembuhkan dengan obat, dialisa atau cuci darah. Kalau pembersihan ginjal seperti ini berhasil, biasanya penderita akan sembuh kembali dan ginjal akan berfungsi secara normal.
penyakit ginjal
Tips Kupas Tuntas Mencegah Penyakit Ginjal
  • Mengenali Gejala Gagal Ginjal. Penyakit ginjal sering menyerang tanpa adanya keluhan sama sekali dari penderitanya. Penyebab gagal ginjal yang utama disebabkan oleh diabetes, sedangkan penyebab gagal ginjal yang kedua adalah penyakit genetik seperti kelainan kekebalan, cacat lahir dan sebab-sebab lainnya. Berikut ini adalah gejal-gejala penting yang berkaitan dengan menurunnya daya kerja ginjal yang berpotensi menjadi penyakit gagal ginjal:

  1. Penimbunan Sampah Dalam Darah. Hal ini ditandai dengan kelelahan, sekujur tubuh terasa sakit-sakitan, gatal, kram, mudah lupa, susah tidur, mual-mual, tidak ada nafsu makan, daya tahan tubuh terhadap infeksi sangat berkurang.
  2. Masalah Keseimbangan Cairan. Penimbunan cairan dengan tanda-tanda pergelangan kaki an juga wajah membengkak. Sebaliknya, pengeringan cairan bisa ditandai dengan mata yang sangat cekung, mulut kering, hampir tidak ada lendir dalam mulut.
  3. Gangguan Hormon. Dengan berkurangnya daya kerja ginjal bisa menyebabkan ginjal menghasilkan lebih banyak hormon atau ekstra hormon. Akibatnya, akan menambah hormon tekanan darah. Sebaliknya, hormaon-hormon yang lain menjadi berkurang produksinya. Hal ini menyebabkan tubuh kekurangan darah, lelah dan juga tulang rapuh.

Mencegah Gagal Ginjal. Seseorang yang diyakini mempunyai gejala sakit ginjal tidak perlu risau. Kehidupan normal masih tetap dapat dijalani dengan baik. Bahkan dianjurkan untuk tetap berolah raga dengan teratur dan makan dengan makanan yang wajar. Untuk menghindari rusaknya ginjal, Anda bisa mencegahnya melalui cara-cara berikut ini:
1.  Olah Raga. Lakukan olah raga secara rutin dan teratur. Olah raga yang teratur -tidak terlalu berat- akan lebih berdampak positif bagi tubuh dibandingkan dengan olah raga berat namun tidak teratur. Misalnya Anda bisa melakukan jalan santai setiap pagi atau bersepeda 1-2 jam setiap minggu
2.  Berhenti Merokok. Dilihat dari sudah pandang manapun merokok akan selalu merugikan tubuh Anda.Karena rokok dengan kandungan nikotinnya dalam proses jangka waktu lama akan merusak organ-organ penting tubuh Anda, baik paru-paru, kulit, jantung maupun ginjal
3.  Kurangi Makanan Berlemak. Makanan berlemak akan menyebabkan kandungan kolesterol dalam darah Anda meningkat.
4.  Berat Badan. Perhatikan berat badan sehingga Anda dapat terhindar dari obesitas.
5.  Konsumsi Air Putih. Mengonsumsi air putih yang cukup, menghidari konsumsi jamu atau herbal yang tidak jelas, menghidari konsumsi obat-obatan secara sembarangan (tanpa resep dokter) merupakan hal sederhana yang bisa Anda lakukan untuk mengurangi potensi munculnya penyakit ginjal.
6.  General Checkup. Gagal ginjal juga dapat dicegah melalui pemeriksaan kesehatan (medical checkup) secara rutin, termasuk pemeriksaan urin dan darah. Memeriksakan gangguan ginjal seperti kencing batu, prostat dapat mecegah munculnya gagal ginjal

  • Olah Raga. Lakukan olah raga secara rutin dan teratur. Olah raga yang teratur -tidak terlalu berat- akan lebih berdampak positif bagi tubuh dibandingkan dengan olah raga berat namun tidak teratur. Misalnya Anda bisa melakukan jalan santai setiap pagi atau bersepeda 1-2 jam setiap minggu.

  • Berhenti Merokok. Dilihat dari sudah pandang manapun merokok akan selalu merugikan tubuh Anda.Karena rokok dengan kandungan nikotinnya dalam proses jangka waktu lama akan merusak organ-organ penting tubuh Anda, baik paru-paru, kulit, jantung maupun ginjal.

  • Kurangi Makanan Berlemak. Makanan berlemak akan menyebabkan kandungan kolesterol dalam darah Anda meningkat.

  • Berat Badan. Perhatikan berat badan sehingga Anda dapat terhindar dari obesitas.

  • Konsumsi Air Putih. Mengonsumsi air putih yang cukup, menghidari konsumsi jamu atau herbal yang tidak jelas, menghidari konsumsi obat-obatan secara sembarangan (tanpa resep dokter) merupakan hal sederhana yang bisa Anda lakukan untuk mengurangi potensi munculnya penyakit ginjal.

  • General Checkup. Gagal ginjal juga dapat dicegah melalui pemeriksaan kesehatan (medical checkup) secara rutin, termasuk pemeriksaan urin dan darah. Memeriksakan gangguan ginjal seperti kencing batu, prostat dapat mecegah munculnya gagal ginjal.


  • Olah Raga. Lakukan olah raga secara rutin dan teratur. Olah raga yang teratur -tidak terlalu berat- akan lebih berdampak positif bagi tubuh dibandingkan dengan olah raga berat namun tidak teratur. Misalnya Anda bisa melakukan jalan santai setiap pagi atau bersepeda 1-2 jam setiap minggu.

  • Berhenti Merokok. Dilihat dari sudah pandang manapun merokok akan selalu merugikan tubuh Anda.Karena rokok dengan kandungan nikotinnya dalam proses jangka waktu lama akan merusak organ-organ penting tubuh Anda, baik paru-paru, kulit, jantung maupun ginjal.

  • Kurangi Makanan Berlemak. Makanan berlemak akan menyebabkan kandungan kolesterol dalam darah Anda meningkat.

  • Berat Badan. Perhatikan berat badan sehingga Anda dapat terhindar dari obesitas.

  • Konsumsi Air Putih. Mengonsumsi air putih yang cukup, menghidari konsumsi jamu atau herbal yang tidak jelas, menghidari konsumsi obat-obatan secara sembarangan (tanpa resep dokter) merupakan hal sederhana yang bisa Anda lakukan untuk mengurangi potensi munculnya penyakit ginjal.

  • General Checkup. Gagal ginjal juga dapat dicegah melalui pemeriksaan kesehatan (medical checkup) secara rutin, termasuk pemeriksaan urin dan darah. Memeriksakan gangguan ginjal seperti kencing batu, prostat dapat mecegah munculnya gagal ginjal.

  • Kopi dapat menurunkan resiko kanker kepala dan leher

    Dalam sebuah penelitian yang dipulikasikan di dalam Cancer Epidemiology, Biomarkers & Prevention menunjukkan bahwa orang yang minum kopi akan memiliki peluang yang lebih rendah untuk terkena kanker kepala dan leher. Peneliti memeriksa hasil dari Sembilan penelitian sebelumnya mengenai  kanker kepala dan leher, yang juga menyertakan informasi mengenai peminuman kopi atau teh. Pada setiap penelitian, pasien kanker telah dibandingkan dengan populasi umum atau dengan pasien rumah sakit yang tidak memiliki kanker.
    Pada umumnya, resiko perkembangan kanker menurun 12% pada orang yang minum kopi dibandingkan online pharmacy prescription dengan orang yang tidak, setelah memperhatikan beberapa faktor lainnya, termasuk kebiasaan merokok. Dan apabila lebih banyak kopi dikonsumsi, resiko kanker akan lebih rendah. Sebagai ontoh pada orang yang minum empat cangkir kopi resiko tersebut akan berkurang lebih dari sepertiga

    Minum teh dapat mengurangi resiko kanker ovarium

    Dalam sebuah penelitian yang dipublikasikan dalam Cancer Causes Control menunjukkan bahwa meminum teh setiap hari dapat menurunkan resiko wanita untuk terkena kanker ovarium. The Queensland Institute of Medical Research (QIMR) di Australia mempelajari makanan dan gaya hidup 2700 wanita, setengah dari mereka memiliki sejarah kanker ovarium. Total asupan the menjadi kunci perbedaan kedua kelompok tersebut.
    Penemuan utama dari penelitian ini adalah wanita yang meminum lebih dari empat cangkir teh atau lebih, dari berbagai jenis teh, hitam, hijau, atau herbal, dapat mengurangi resiko kanker ovarium sebanyak 30%. Peneliti mengatakan bahwa penelitian tersebut menemukan bahwa teh sangat luas manfaatnya, dan tidak ada keuntungan tambahan untuk meminum teh hijau, walaupun saat ini dipromosikan sebagai “jenis teh yang paling sehat” FAN

    Hubungan Onani dan Kanker Prostat

    Menurut penelitian baru dari peneliti Inggris, pria yang sering berhubungan seks di usia 20-an dan 30-an memiliki resiko menderita kanker prostat lebih besar di kemudian hari. Bahkan para peneliti menunjukkan bahwa pria muda yang sering masturbasi (onani), memiliki resiko yang lebih besar menderita kanker prostat, dibandingkan dengan mereka yang sering berhubungan seks dengan pasangan.
    Penelitian ini dipimpin oleh Dr. Polyxeni Dimitropoulou dari University of Cambridge. Dia dan rekan-rekannya menggunakan kuesioner untuk memeriksa aktivitas seksual lebih dari 400 pria yang telah didiagnosis menderita kanker prostat sebelum usia 60, bersama dengan lebih dari 400 peserta kontrol.
    Para peneliti mengajukan pertanyaan tentang seks dalam kehidupan mereka, termasuk usia pada waktu berhubungan seksual pertama kali, frekuensi masturbasi (onani) dan hubungan seksual, jumlah pasangan seksual dan sejarah penyakit menular seksual yang pernah diderita. Peneliti tertarik untuk melihat hubungan antara aktivitas seksual dengan para pria muda, dimana banyak penelitian kanker prostat hanya berfokus pada pria yang lebih tua, sebagai penyakit yang lebih menonjol pada pria di atas 50 tahun.
    Frekuensi Seks dan Kadar Hormon
    Karena kanker prostat diketahui terkait dengan kadar hormon pria, para peneliti menggunakan frekuensi seks sebagai pembanding. Mereka berteori bahwa pria yang banyak berhubungan seks ketika muda akan memiliki kadar hormon lebih tinggi. Dengan demikian, gairah seks pria yang pernah berhubungan seks lebih dari 20 kali sebulan, menurut penelitian seharusnya lebih rentan terhadap kanker prostat.
    Secara keseluruhan ditemukan hubungan yang bermakna antara kanker prostat dan aktivitas seksual pada seorang pria usia 20-an dan antara masturbasi (onani) dan kanker prostat dalam usia 20-an dan 30-an. Namun tidak ada hubungan yang signifikan antara aktivitas phentermine online without a prescription seksual dan kanker prostat pada pria usia 40-an.
    Ketika peneliti menganalisa data lebih lanjut, ditemukan bahwa pria yang menderita kanker prostat di kemudian hari, memiliki sejarah aktifitas seks dengan frekuensi tertinggi pada masing-masing kelompok dalam satu dekade, termasuk hubungan seksual dan masturbasi (onani).
    PMS Dan Risiko Kanker

    Hubungan menarik lain yang ditemukan oleh para peneliti adalah kemungkinan adanya hubungan antara Penyakit Menular Seksual (PMS) dan peningkatan resiko kanker prostat. Walaupun temuan ini agak kontroversial, namun dijelaskan bahwa pria-pria dalam penelitiannya yang pernah menderita PMS sebelumnya, memiliki insiden yang lebih tinggi dari kanker prostat ketika tua.
    Sebuah penelitian menarik akhir-akhir ini oleh Lorelei Mucci, seorang asisten profesor epidemiologi di Harvard School of Public Health juga menunjukkan bahwa pria yang telah terinfeksi dengan parasit Trichomonas vaginalis, cenderung mengembangkan kanker prostat yang lebih agresif.
    Mucci dan rekan-rekannya meneliti pada lebih dari 650 pria penderita kanker prostat. Mereka mengambil sampel darah dari pria-pria ini untuk menentukan apakah mereka pernah terinfeksi oleh parasit. Meskipun pria-pria yang sudah terinfeksi tidak memiliki risiko mengembangkan kanker prostat lebih tinggi, namun mereka yang sudah terinfeksi mengembangkan bentuk penyakit yang lebih agresif.
    Perlindungan Ejakulasi
    Salah satu faktor yang lebih membingungkan penelitian Dimitropoulou adalah fakta bahwa ia mengidentifikasi muncul tren kebalikan ketika pria yang sering melakukan hubungan seks pada usia 40-an dan 50-an. Dimana pada usia tersebut, segala aktifitas seks termasuk masturbasi (onani) justru akan mengurangi kemungkinanan mengembangkan kanker prostat. Namun teori ini belum teruji dengan benar dan diperlukan penelitian lebih lanjut

    Kanker usus Besar

    Kanker usus besar berpotensi terjadi di usus besar karena usus besar sebagai saluran terakhir pencernaan makanan, usus berpotensi terkena kanker dari makanan yang kita konsumsi. Ada lima stadium dengan sifat masing-masing dan besaran kemungkinan bertahan hidup yang semakin kecil bagi pasien.
    Gejala kanker usus besar
    Beberapa gejala kanker usus besar biasanya adalah lelah, sesak napas waktu bekerja, dan kepala terasa pening, pendarahan pada rektum, rasa kenyang bersifat sementara, atau kram lambung serta adanya tekanan pada rektum. Adanya darah dalam tinja, seperti terjadi pada penderita pendarahan lambung, polip usus, atau wasir juga menjadi pertanda kanker usus besar. Pada pemeriksaan fisik, penderita usus besar mengalami pucat, sakit pada umumnya, malnutrisi, lemah, kurus, terjadi cairan di dalam rongga perut, pembesaran hati, serta pelebaran saluran limpa.
    Penyebab kanker usus besar
    Kontak dengan zat-zat kimia tertentu seperti logam berat, toksin, dan ototoksin serta gelombang elektromagnetik bisa menjadi penyebab kanker usus besar. Pola makan yang buruk, antara lain terlalu banyak daging dan lemak yang tidak diimbangi buah dan sayuran segar yang banyak mengandung serat akan menambah resiko penyebab kanker usus besar. Zat besi yang berlebihan diantaranya terdapat pada pigmen empedu, daging sapi dan kambing serta tranfusi darah.
    Usus mengubah alkohol menjadi asetilaldehida yang meningkatkan risiko menderita kanker usus besar, sehingga mengkonsumsi alcohol merupakan faktor penyebab kanker usus dalam hal gaya hidup. Faktor gaya hidup lainnya berpengaruh terhadap obesitas, bekerja sambil duduk seharian, seperti para eksekutif, pegawai administrasi, atau pengemudi kendaraan umum.

    • Pemeriksaan apa yang dibutuhkan untuk diagnosis kanker usus besar?
    • Fiberoptik kolonoskopi: Memasukkan sejenis pipa terbuat dari serat optik ke dalam usus melalui anus (dubur). Kamera yang terdapat pada alat itu bisa digunakan untuk melakukan pemeriksaan apakah dalam usus terdapat polip atau tidak.
    • Pemeriksaan darah: Menentukan tumor marker CEA (carcino-embryonis antigen) dalam darah.
    • CT Scan
    Pengobatan kanker usus besar
    Beberapa perawatan untuk kanker usus besar antara lain kemoterapi, radiasi, hingga tindakan operasi. Indikasi operasi dilakukan dengan memotong usus besar yang sakit, dan menyambungkan kembali dua ujung bagian usus besar yang sehat. Operasi dilakukan dengan alat-alat kecil yang dioperasikan lewat lubang-lubang itu dan dipantau lewat layar monitor. Teknik laparoskopi juga dapat dilakukan yaitu membuat lubang kecil yang dibuat dibeberapa titik di perut dan mengamati hasilnya

    Merokok dan Alkohol Bisa Sebabkan Kanker Tenggorokan

    Apa itu kanker tenggorokan? Kanker tenggorokan adalah kanker yang terdapat pada tenggorokan atau pita suara. Tenggorokan adalah saluran yang dimulai dari belakang hidung dan berakhir di leher. Sedangkan, pita suara terletak hanya sedikit di bawah tenggorokan. Pita suara adalah tulang rawan yang terdiri dari membran suara yang bergetar untuk membuat suara ketika Anda berbicara. Selain pada kedua organ tersebut, kanker tenggorokan juga dapat terjadi pada tulang rawan epiglottis yang berfungsi sebagai tutup untuk saluran angin tenggorokan.


    Tanda & Gejala
    Bagaimana tanda dan gejala dari kanker tenggorokan ini? Antara lain adalah:
    1. Batuk
    2. Perubahan suara
    3. Sulit menelan
    4. Sakit pada telinga
    5. Benjolan yang tidak dapat sembuh
    6. Benjolan pada tenggorokan
    7. Penurunan berat badan

    Penyebab & Faktor Risiko
    Penyebab
    Kanker tenggorokan terjadi ketika sel di tenggorokan mengalami mutasi genetik. Mutasi ini menyebabkan sel tumbuh tidak terkendali dan terus hidup setelah sel normal mati. Akumulasi sel ini dapat membentuk tumor di tenggorokan. Sebenarnya faktor penyebab terjadinya kanker tenggorokan ini belum diketahui secara pasti. Namun, dokter telah mengetahui faktor apa saja yang dapat meningkatkan risiko terjadinya penyakit ini.
    Jenis kanker tenggorokan antara lain:
    • Nasopharyngeal cancer terjadi pada nasofaring – bagian tenggorokan dibelakang telinga.
    • Oropharyngeal cancer terjadi pada orofaring – bagian tenggorokan dibelakang mulut.
    • Hypopharyngeal cancer (laryngopharyngeal cancer) terjadi pada hypopharynx (laryngopharynx) – bagian bawah tenggorokan, sedikit di atas esophagus dan saluran angin.
    • Glottic cancer terjadi pada membran suara
    • Supraglottic cancer terjadi di bagian atas larynx dan termasuk kanker yang menyerang epiglottis, di mana sebagian tulang rawan yang menahan makanan masuk ke tenggorokan.
    • Subglottic cancer terjadi pada bagian bawah pita suara, di bawah membran suara.
    Faktor Risiko
    Faktor yang dapat meningkatkan risiko kanker tenggorokan antara lain:
    1. Merokok dan mengunyah tembakau
    2. Penggunaan alkohol secara berlebihan
    3. Kurangnya kebersihan gigi
    4. Virus HPV
    5. Makanan rendah buah dan sayuran
    6. Terkena serat asbes

    Pencegahan
    Belum ditemukan secara pasti bagaimana cara mencegah terjadinya penyakit kanker tenggorokan ini. Namun, Anda bisa mengurangi risiko terkena penyakit ini dengan cara:
    1. Tidak merokok
    2. Tidak mengkonsumsi alkohol
    3. Mengkonsumsi buah dan sayuran
    4. Menggunakan pelindung diri dari zat kimia di lingkungan sekitar.